![]() |
| Logo Pondok Tahfizh Tazkiyah Full |
Nama: "Pondok Tahfizh Qur'an Tazkiyah"
Sejarah:
![]() |
| H. Jelita Donal, Lc (Buya Jel Fathullah) |
Berawal dari kerisauan seorang
ulama SUMBAR yang dikenal dengan panggilan Buya Jel Fathullah (Ust. Jelita
Donal, Lc) atas banyaknya generasi muda Islam yang tidak lancar bahkan tidak
bisa membaca Al Qur’an. Ada yang bisa baca Al Qur’an tapi tidak hafal, hafal
tapi tidak paham, paham tapi tidak banyak yang mengamalkan. Bertolak dari hal
ini, perlu dibuat upaya bersama secara berjama’ah untuk menyemarakkan syi’ar Al
Qur’an dengan formula yang baru dan menarik bagi seluruh kalangan serta lintas
generasi.
Dimulai dengan pendirian Majelis
Ta’lim yang rutin diadakan setiap hari Kamis di Masjid Muhsinin Padang Baru
Kota Padang pada tahun 2016. Jauh sebelum itu juga sudah dibuka kajian untuk
Umum di Gedung Dakwah Jalan Karet pada tahun 2012, namun dalam perjalanannya
berbenturan dengan agenda dakwah rutin di Malaysia, serta kesibukan untuk
pendirian Perguruan Islam Daarul Muwahhidiin di Padang panjang.
Pada tahun 2017 didirikanlah
Yayasan Majelis Tazkiyah yang diketuai oleh Ustadz Muhammad Adha Jamil, S.P dan
ketika jama’ah sudah tampak solid dan ramai yang aktif, maka diluncurkanlah
rencana pendirian Pondok Tahfizh Tazkiyah kepada para jama’ah. Akhirnya gayung
bersambut dan salah seorang Jama’ah yang punya usaha Property bernama Bu Yeni
Ferdina langsung menawarkan tanahnya di Komplek Pitameh Garden Lub. Begalung untuk
dijadikan pesantren/pondok tahfiz. Hari itu juga Buya Jel Fathullah langsung
turun ke lapangan bersama tim MM LPD Padang untuk melihat kondisi dan situasi lingkungan.
Akhirnya diputuskan untuk memakai salah satu rumah beliau yang belum aqad jual
beli sebagai Program awal Pondok Tahfizh Tazkiyah.
Pondok Tahfizh Tazkiyah akhirnya
diresmikan oleh Walikota Padang Buya Mahyeldi Ansharullah, S.P dengan Mudir
pertama pondok tahfizh Tazkiyah Ustadz Nofri Yandi, S.I.Q, S.Pd.I. Program
berjalan dengan baik namun Buya Jel Fathullah sebagai Pembina terus menyuarakan
kepada para jama’ah yang punya rumah tua, rumah lebih dari 1 dan lain sebagainya.
Daripada kurang manfaat, akan lebih berkah dan berfaedah jika digunakan untuk
anak-anak belajar Al Qur’an dan Tahfizhul Qur’an.
Beberapa waktu berikutnya
tergerak pulalah Pak Haji Jhon beserta keluarga beliau. Sebagai pengusaha
ponsel yang besar di Kota Padang serta berbagai usaha property lainnya,
beliaupun menawarkan tanah dan rumah kosong yang cukup strategis dipinggir
jalan lingkar kota Padang, tepatnya dekat dinas Pertanian Provinsi Sumatera
Barat Lb. Minturun, Kec. Koto Tangah. Akhirnya dijadikanlah rumah beliau
sebagai Pondok Tahfizh Tazkiyah 2.
Program terus berlanjut dan
berbagai event juga diadakan di Majelis Tazkiyah, termasuk Tabligh Akbar
pertama Ustadz Abdul Somad di Kota Padang digerakkan oleh Majelis Tazkiyah.
Hingga akhirnya pada tanggal 25 Desember tahun 2022 milad ke-5, Majelis
Tazkiyah telah mendirikan Pondok Tahfiz sebanyak 16 cabang se-Sumatera Barat
dan Sebuah Sekolah Dasar berkonsep pesantren di Tabing, Kec. Koto Tangah.
Pada pertengahan tahun 2023 Mudir
Pertama Pondok Tahfizh Tazkiyah mengundurkan diri dengan alasan kuliah S2 dan
menyerahkan pengelolaan sepenuhnya kepada Ketua Yayasan Majelis Tazkiyah, namun
disayangkan ketika serah terima jabatan (SERTIJAB) tidak ada data siswa, data
guru, data asset dll yang diserahkan melainkan hanya group komunikasi para guru
dan laporan keuangan.
Pada bulan Juni 2023 dilakukanlah
rapat kerja para Guru yang dibuka oleh Pembina Yayasan Majelis Tazkiyah. Pada
hari itu dilakukan evaluasi secara umum dan ditetapkan metode balajar baca
qur’an menggunakan metode Fathullah yang merujuk pada metode Bagdad serta
berangsur meninggalkan metode iqra’. Pada hari itu juga ditetapkanlah Mudir
Pondok Tahfizh berikutnya Luki Oktaviadi, S.Pd.
Seiring bergulirnya waktu dan
terpaan badai yang menerpa Jama’ah Majelis Tazkiyah telah memperkuat akar
tunggangnya, mengokohkan batangnya serta menambah rimbun dedaunnya. Yayasan
Majelis Tazkiyah mengundang semua jama’ah untuk terlibat aktif ambil bagian
dalam pengembangan berbagai amal produktif yang telah dirintis bersama. Amal
yang dirintis dan digerakkan secara berjama’ah akan berumur lebih panjang dari
manusia, bahkan bisa hingga akhir zaman. Sebagaimana sumur Utsman bin Affan
radiy-ALLAHU ‘anhu di Madinah yang hari ini beliau terus menerima aliran pahala
sedeqahnya dan berbagai kisah inspiratif sepanjang masa.
Pada Bulan November 2023 Pondok
Tahfizh Tazkiyah mengadakan event besar tahunan pertama yaitu Lomba Tilawah dan
Tahfizh Al Qur’an antar Pondok Tahfizh Tazkiyah se-Sumatera Barat. Bulan ini
juga sebagai awal mula pengembangan kurikulum Pondok Tahfizh Tazkiyah yang
digagas oleh 2 orang pensiunan Guru SMAN 1 Kota Padang.
Mereka pernah meraih gelar
terbaik pada tahun 2013 sebagai penggagas kurikulum yang menjadikan Tahfizh Al
Qur’an sebagai salah satu programnya. Hal itu tidak ada pada kurikulum
kementrian Agama pada waktu itu. Mereka adalah Bunda Dra. Hj. Dayu
Wiratni, M.Pd dan Bunda Dra. Hj. Aminah, M.Pd telah bertekad ambil bagian untuk
mewaqafkan segenap potensi yang mereka punya mulai dari gagasan, pengalaman,
pemikiran, waktu, tenaga, harta dll untuk menjadikan lembaga pendidikan Pondok
Tahfizh Tazkiyah sebagai pondok tahfizh terbaik dan aktif sepanjang masa hingga
akhir zaman.
Visi dan Misi:
a.
Visi
Menghasilkan
Tamatan Yang Beraqidah Benar Berahklak Al Qur’an Dengan Bersihnya Bacaan serta
Hafalan Qur’an yang Mutqin dan Penggerak Kebaikan Dimanapun Berada.
b.
Misi
- Menanamkan pemahaman dan keyakinan tentang rukun Iman yang sempurna sesuai Al Qur’an dan Sunnah.
- Mengajarkan santri cara membaca Al Qur’an dengan Metode Fathullah hingga tahsin bacaan.
- Membangun semangat dan kemampuan menghafal mandiri.
- Membentuk kesungguhan santri dalam beribadah.
- Mencetak para penghafal Al Qur’an yang berahklak mulia.
- Membentuk Karakter santri dengan hadits (dihafal untuk dipraktekkan) minimal 40 hadits tentang aqidah dan ahklak.
Struktur Pengurus:
Pembina:
- H. Jelita Donal, Lc
- Muhammad Adha Jamil, S.P
Badan Pengembangan Kurikulum:
Ketua: Dra. Hj. Dayu Wiratni, M.Pd
Anggota:
- Dra. Hj. Aminah, M.Pd
- Luki Oktaviadi, S.Pd
- Basith Rahman Abbas, St. B
Badan Pengembangan Sarana dan Prasarana:
Ketua: Tati Hasan, S.E
Anggota:
- Dewita Sofia
- Yeni Ferdina
- H. Jhon
- H. Roni
- Betty Susanti, S.E
- Hj. Del
- Agus Muharman
Mudir : Luki Oktaviadi, S.Pd
Sekretaris : Basith Rahman Abbas
Bendahara : Betty Susanti, S.E
Tim Penguji:
Koordinator: Moris Adam, S.I.Q, M.Ag
Anggota:
1. Novi Wulandari, S.I,Q, S.Pd.
2. Ade Irma Suryani
3. Noris Afria, S.Pd.I
4. Nurhapipah S.I.Q, S.Pd
5. Monalisa, S.Hum
6. Fadilla Rahmi
7. Syarifatul Mardiah S.I.Q, S.Ag
8. Yesi Delfianti, S.I.Q, S.Pd
Kepala Pondok Tahfizh Tazkiyah:
- Kepala Pondok Tahfizh Tazkiyah Seuruh Cabang
![]() |
| Logo Pondok Tahfizh Tazkiyah |



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkunjung, tanggapan dan komentar akan kami sikapi positif, salam akrab.